6 Tips Untuk Input ASI Yang Optimal

0

Masa anak-anak terutama setelah bayi dilahirkan merupakan masa yang penting untuk mendapatkan perkembangan yang maksimal. Dari itu jangan sampai bayi anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan ASI secara eksklusif. Pemberian ASI yang eksklusif bisa berpengaruh besar untuk perkembangannya.

Sehingga dalam input ASI harus benar-benar diperhatikan dengan tepat. Melakukan input ASI kepada bayi tidak hanya sekedar memberikan makanan dan minuman saja tetapi juga sebagai bentuk kasih sayang dari ibu kepada anaknya, karena disana bisa terjalin rasa sayang dari pemberian ASI secara langsung.

Dalam input ASI eksklusif ada beberapa hal juga yang bisa dilakukan oleh ibu untuk mengoptimalkannya. Hal ini tentu saja untuk memberikan yang terbaik demi perkembangannya di masa depan. Lalu apa saja yang bisa dilakukan? Berikut ini kami berikarangkumkan beberapa tips yang dapat dilakukan.

input ASI
  1. Pastikan kolostrum didapatkan bayi. Kolostrum merupakan ASI pertama yang keluar setelah bayi dilahirkan, berbagai nutrisi penting terkandung dalam kolostrum sehingga sangat penting untuk diberikan kepada bayi. Dengan pemberian kolostrum bisa berpengaruh untuk perkembangannya lebih optimal.
  2. Konsumsi makanan bergizi. Untuk memberikan ASI yang terbaik dipengaruhi juga dengan apa yang dimakanan oleh ibunda bayi. Dari itu pastikan apa yang dikonsumsi merupakan makanan dan minuman bergizi karena bisa berpengaruh pada produksi ASI. Konsumsi makanan yang bergizi juga memberikan dampak untuk kesehatan bunda terutama setelah melahirkan.
  3. Siapkan stok susu. Untuk hal ini dapat dilakukan bagi bunda yang memiliki kesibukan padat. Anda tetap bisa memberikan ASI terbaik yang dimiliki dengan sebelumnya telah memiliki stok susu yang cukup. Dengan cara ini tentunya tidak perlu mengganti ASI dengan produk lainnya terutama pada awal melahirkan karena kebutuhan ASI telah terpenuhi. Yang harus diperhatikan untuk stok susu yaitu memastikan akan kebersihannya sehingga yang diberikan kepada bayi sama tidak terkontaminasi zat lain.
  4. Jaga mental bunda. Selain kondisi fisik maka kondisi mental bunda juga tetap harus terjaga dengan baik. Dukungan dari berbagai pihak terutama suami akan sangat berpengaruh untuk kondisi bunda yang tentunya juga bisa berdampak pada produksi ASI. Hindarkan bunda dari berbagai hal yang bisa menjadi beban pikirannya terutama dari baby blues yang bisa terjadi kepada mereka yang baru pertama melahirkan.
  5. Berikan MPASI. Pemberian MPASI dapat dilakukan dengan memberikan berbagai jenis makanan yang sebelumnya telah diolah sesuai dengan usia bayi, atau bisa juga dengan memberikan produk susu yang sesuai. Batas waktu untuk MPASi ini saat bayi sudah berusia 6 bulan, karena untuk usia dibawah 6 bulan pastikan hanya ASI eksklusif yang diberikan.  
  6. Lakukan pompa ASI jika diperlukan. Melakukan pompa ASI dapat dilakukan untuk kondisi yang memang perlu diperlukan, semisal untuk kebutuhan stok ASI dan yang lainnya. Untuk pompa ASI juga dapat dilakukan menggunakan berbagai produk yang banyak tersedia dipasaran atau bunda juga bisa melakukan pompa ASI secara manual. Berbagai cara untuk pompa ASI manual juga banyak tersedia berbagai layanan media sosial, bunda dapat memilih yang sesuai dengan keinginan dan kenyamanan.

Untuk memberikan ASI yang eksklusif kepada anak sebenarnya masih banyak tips yang bisa bunda lakukan. Walaupun begitu beberapa penjelasan di atas mudah-mudahan bisa menambah pengetahuan para orang tua terkait pemberian ASI yang eksklusif untuk si kecil. Selain itu kenali juga berbagai manfaat yang bisa didapatkan dengan memberikan ASI tidak hanya untuk anak tetapi juga bagi bunda. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.